Sebelum membahas lebih jauh tenang Generator dan Listrik AC, maka TTL mempelajari dasar dari kerja Generator melalui Konsep Kemagnetan.
Materi tersebut dapat di download disini.
Awalnya Blog ini berisi tentang materi pelajaran FISIKA untuk siswa/siswi SMK Darut Taqwa dan beberapa Mata Kuliah yang diampu oleh Admin seperti Statistika Dasar, Fisika Terapan, Kinematika Teknik, dan Teknik Tenaga Listrik untuk Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan (UYP). Dan juga beberapa pengetahuan umum lainnya.
Tampilkan postingan dengan label Teknik Tenaga Listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Tenaga Listrik. Tampilkan semua postingan
Rabu, 17 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Konsep Pentanahan (Grounding)
Jaringan instalasi listrik di Indonesia umumnya
menggunakan listrik satu fase, yaitu dengan dua kabel (fase dan netral). Untuk keperluan
perlindungan bagi manusia, kabel netral juga disambung ke tanah/bumi, misal
dengan perantara batang besi atau kabel yang ditancapkan ke tanah. Hal
tersebutlah yang membedakan kabel fase dan kabel netral. Pentanahan terkadang
dapat terlihat pada meter listrik, jalurnya tertanam pada tembok menuju ke
bawah. Jika kabel netral tersebut sudah ditanahkan, maka jika ada orang yang
memegangnya tidak akan tersetrum. Bagaimana bisa hal tersebut dapat terjadi?
Bukankah dua kabel tersebut juga dilalui arus listrik? Kenapa orang yang
memegang tidak tersetrum?
Gambar 0. Listrik 1 Fase
Gambar diatas mengilustrasikan sistem instalasi
listrik rumah dengan sistem ground.
Sumber dari PLN berupa tegangan AC dengan satu fase, sedangkan beban yang
dimaksud adalah lampu, tv, mesin cuci, dan peralatan listrik lainnya. Ingat
prinsip bahwa listrik hanya dapat mengalir pada suatu sistem tertutup.
Gambar 1. Memegang kabel dan kaki
menyentuh tanah.
Saat kita memegang kabel fase, sistem tertutup
terjadi karena kita menginjak tanah. Akibatnya, listrik mengalir ke tubuh kita
melalui sistem tertutup yang dibuat oleh ground
dan injakan kaki ke tanah.
Gambar 2. Memegang 2. kabel secara
langsung
Saat kita memegang kabel fase dan netral, maka kita
akan merasakan sengatan listrik. Alasannya sama, telah terjadi sistem tertutup,
dan kita dianggap beban karena tubuh manusia juga memiliki hambatan.
Gambar 3. Aman
Namun, jika kita memegang kabel netral (gambar 3),
listrik akan lebih memilih jalur kabel dibanding melewati tubuh kita. Kenapa?
karena hambatan listik kabel dapat dikatakan bernilai sangat kecil (dalam
kondisi normal). Memang telah terjadi sistem tertutup yang melibatkan kita,
tetapi perbandingan hambatan kita dengan kabel terlampau jauh. Hambatan kabel
bernilai mendekati nol, dan fenomena yang terjadi mirip hubung singkat. Mirip
aliran air yang akan memilih jalur yang bebas hambatan (kabel) dibanding jalur
dengan banyak hambatan (tubuh kita).
Gambar
4. Aman tapi Listrik mati
Bagaimana jika terjadi pentanahan yang tidak
sengaja terjadi pada kabel fase? Bagaimana ketika saat itu kita memegang kabel
netral?.
Kita tidak akan tersengat listrik (gambar 4) dan akan
terjadi hubung singkat, listrik dapat langsung mengalir tanpa hambatan. Kejadian
ini membuat MCB akan memutus aliran listrik, karena arusnya terlalu besar.
Masyarakat sering menyebut kejadian ini sebagai konslet, atau terjadi
konsleting pada peralatan listrik. MCB
sendiri merupakan alat yang biasa terpasang pada meter listrik, jika kita
menggunakan peralatan listrik melebihi ketentuan daya, saklarnya akan terarah
ke kiri atau ke bawah dan memutus aliran listrik.
Sumber:
http://setapkdara.wordpress.com/2011/09/21/konsep-pentanahan-grounding-rumah/
Selasa, 25 September 2012
Teknik Tenaga Listrik - UYP
Salah satu mata kuliah yang dipelajari oleh mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Industri UYP adalah "Teknik Tenaga Listrik". Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini diharapkan dapat mengerti & memahami konsep dasar tentang Listrik serta dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan kompetensinya masing-masing. Mata Kuliah Teknik Tenaga Listrik (TTL) mempelajari tentang konsep dasar Kuat Arus Listrik, Sumber Tegangan (Beda Potensial), dan Hambatan (Resistansi) Listrik. Listrik Arus Searah (DC) dan Energi Listrik adalah materi selanjutnya. Selain itu juga dipelajari tentang Listrik Bolak-Balik (AC), Generator DC, Generator AC, Transformator beserta turunannya serta Elektronika Daya.
Pertemuan pertama membahas tentang Konsep Dasar Listrik & Pengahantar, termasuk Jenis rangkaian listrik. Adapun Tugas_01 untuk mahasiswa yang menempuh mata kuliah ini bisa di-unduh disini.
Nb. Tugas ditulis & dikumpulkan pada Folio Bergaris pada hari Senin, 01 Oktober 2012.
Langganan:
Postingan (Atom)




